Mahasiswa berbakat dari Indonesia menerima penghargaan kedokteran terbaik untuk penemuan metode baru dalam pemulihan penglihatan yang dapat digunakan oleh pasien semua usia.

Article hero
Diterbitkan

Pada awal tahun 2024, sebuah peristiwa luar biasa terjadi di Kongres Oftalmologi Asia yang diadakan setiap tahun. Seluruh isi ruangan memberikan standing ovation selama 10 menit kepada seorang mahasiswa yang menyampaikan pidatonya. Mahasiswa ini bernama Andri Kurniawan, seorang mahasiswa kedokteran dari Indonesia. Dialah yang mengajukan gagasan penggunaan formula unik untuk pemulihan penglihatan sehingga bisa mencegah kebutaan total.

Andri mengajukan gagasan luar biasa yang kemudian diimplementasikan oleh sejumlah peneliti medis terbaik di negara ini. Para ahli dari Pusat Penelitian Oftalmologi dan fasilitas penelitian medis lainnya juga terlibat dalam pengembangan obat ini. Obat baru yang dihasilkan dari pengembangannya sejauh ini menunjukkan hasil yang luar biasa.

Dalam laporan hari ini, kami akan mencoba mengungkap bagaimana obat ini dapat menyelamatkan hidup jutaan warga Indonesia dan bagaimana kita bisa membeli obat ini dengan diskon BESAR.

Koresponden: "Andri, Anda adalah salah satu dari 10 mahasiswa paling cerdas dalam bidang kedokteran. Apa yang membuat Anda memfokuskan diri pada masalah penurunan daya penglihatan?"

Sebenarnya saya tidak terlalu ingin membicarakannya. Motivasi saya dalam hal ini sangat pribadi. Beberapa tahun lalu, ibu saya mulai mengalami penurunan daya penglihatan secara progresif. Menggunakan kacamata atau lensa kontak sama sekali tidak membantu. Penglihatannya terus-menerus memburuk. Ibu saya pun bersiap untuk menjalani operasi mata. Namun, seminggu sebelum dilakukannya operasi, ditemukan bahwa ternyata penurunan daya penglihatan progresif-nya disebabkan oleh suplai darah yang buruk pada lensa mata dan fundus, sehingga operasi tidak mungkin dilakukan.

Karena kondisi inilah, ibu saya mengalami kebutaan penuh beberapa waktu lalu. Kemudian saya mulai mempelajari berbagai masalah terkait penyakit penglihatan. Saya terkejut saat menemukan bahwa sebagian besar obat yang dijual di apotek ternyata tak berguna dan berbahaya. Bahkan, obat-obatan ini hanya memperparah kondisi pasien. Padahal ibu saya meminumnya setiap hari.

Selama tiga tahun terakhir ini, saya benar-benar membenamkan diri dalam mempelajari isu ini. Sebenarnya, saat menulis tesis-lah saya berhasil menemukan metode baru untuk pengobatan penglihatan yang dibicarakan semua orang ini. Saya tahu kalau ini adalah metode baru. Tapi saya tak pernah menyangka kalau metode baru ini akan memicu ketertarikan yang sebegitu luar biasanya dari komunitas bisnis dan kedokteran.

Koresponden: "Maksud Anda bagaimana?"

Segera setelah artikel tentang metode saya dipublikasikan, seketika itu juga saya mendapatkan berbagai tawaran dari para investor yang ingin membeli gagasan saya. Pertama, saya dihubungi oleh perusahaan Singapura yang menawarkan saya uang sebesar 120.000 euro. Perusahaan terakhir yang menghubungi saya adalah perusahaan induk farmasi Amerika. Mereka ingin membeli gagasan saya senilai $35 juta. Saya harus mengganti nomor telepon dan menghindari media sosial, karena saya terus mendapatkan banyak tawaran melalui semua saluran komunikasi setiap hari.

Koresponden: "Sejauh yang saya tahu, Anda belum menjual formulanya?"

Itu benar. Mungkin terdengar sedikit kasar, tapi saya membuat formula ini bukan untuk membuat orang-orang kaya yang tinggal di negara lain jadi semakin kaya lagi. Lagipula, apa yang akan terjadi jika saya menjual formula ini ke luar negeri? Mereka akan mematenkan formulanya dan melarang perusahaan lain memproduksi obat ini. Kemudian mereka akan menaikkan harganya. Saya memang masih muda tapi saya tidak bodoh. Jika skenario ini yang terjadi, masyarakat bisa dipastikan takkan mampu membelinya. Salah satu dokter dari luar negeri memberitahu saya bahwa obat seperti ini dapat dijual dengan harga minimal £3.000 atau hampir mencapai 55 juta rupiah. Ini keterlaluan. Siapa yang akan mampu membelinya dengan harga 55 juta rupiah?

Jadi saat saya menerima proposal dari Pusat Penelitian riset untuk mengembangkan obat untuk pasar domestik, saat itu juga saya langsung menyetujuinya. Saya pun bekerjasama dengan Pusat Penelitian Oftalmologi. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Saat ini, tahap uji klinis telah berakhir dan obatnya telah tersedia untuk masyarakat luas.

Proyek ini dikoordinasikan oleh Profesor Panji Hartanto, seorang dokter mata di Pusat Kesehatan di Jakarta. Kami meminta beliau untuk memberi kami informasi lebih lengkap tentang obat baru ini.

Image

Koresponden: “Apa pokok dari gagasan yang diajukan Andri Kurniawan? Apakah obat itu benar-benar bisa membantu memulihkan penglihatan kita sepenuhnya pada usia berapa pun juga?”

Gagasan yang diajukan Andri adalah pendekatan baru untuk pengobatan penyakit mata, termasuk penyakit keturunan. Bukan rahasia lagi bagi para ahli bahwa semua obat farmasi sekarang ini hanya dapat membantu pada tahap awal penyakit. Lebih lanjut lagi, banyak dokter tidak bermoral yang melakukan praktek memalukan di mana pasien mereka diresepkan berbagai obat yang hanya menunda akibat yang tak terhindarkan. Dan saat si pasien hampir sampai pada titik kebutaan total, pasien tersebut akan diminta untuk melakukan operasi.

Bagi dokter semacam ini, semuanya hanya sekadar bisnis. Mereka bahkan tidak berniat untuk menyembuhkan pasien mereka.

Pada awal tahun 2000-an, para ilmuwan Indonesia menemukan bahwa 90% masalah penglihatan terjadi akibat kurangnya pasokan darah ke mata. Hasilnya, lensa, sklera, dan kornea gagal menerima berbagai zat yang dibutuhkan dalam jumlah yang mencukupi. Dan jika Anda bisa menghilangkan akar penyebab masalah ini, Anda dapat menghindari operasi dalam sebagian besar kasus.

Gagasan yang diajukan Indra membantu meningkatkan suplai darah ke berbagai organ penglihatan manusia. Ini memungkinkan Anda untuk dapat menghindari risiko kehilangan daya penglihatan pada tahap awal penyakit ini. Tapi ini tentu saja tidak cukup untuk menyembuhkan penyakit ini pada tahap lanjut, saat pasien hampir mengalami kebutaan. Usaha para dokter dan spesialis medis difokuskan untuk menciptakan obat yang efektif yang mampu memulihkan penglihatan pada usia berapa pun juga, berdasarkan formula yang diajukan oleh Andri.

Koresponden: “Tapi bukankah ada kepercayaan bahwa tidak mungkin memulihkan penglihatan tanpa operasi, terutama setelah usia 40 tahun?"

Itu semua omong kosong. Semua ini menunjukkan nafsu perusahaan farmasi untuk mengeruk uang masyarakat. Telah lama terbukti bahwa semua sistem tubuh mampu memulihkan diri. Kita hanya perlu membantunya sedikit dengan meredakan pembengkakan, meningkatkan suplai darah, dan mempercepat pembuangan sel-sel mati dan racun.

Koresponden: "Tapi bagaimana sebelumnya penyakit mata diobati? Bukankah kita bisa menemukan banyak sekali obat mata di apotek."

Benar sekali, ada banyak obat seperti itu. Tapi semuanya dibuat berdasarkan prinsip yang saya jelaskan di awal percakapan ini. Obat-obat ini hanya meredakan gejalanya saja - itu saja yang mampu dilakukan obat-obat tersebut. Dan obat-obat semacam itu memiliki kemungkinan lebih besar dalam mengakibatkan dampak negatif pada kondisi penglihatan Anda alih-alih memulihkannya. Dalam hal ini Andri benar. Jika Anda melihat formula obat-obatan yang dijual di apotek, spesialis mana pun akan mengatakan pada Anda bahwa obat-obatan ini seharusnya hanya digunakan sebagai pilihan terakhir.

Koresponden: "Apa perbedaan antara obat-obatan itu dan obat Anda? Apakah obat Anda dapat membantu memulihkan penglihatan hingga sehat sepenuhnya?"

Perbedaannya adalah bahwa obat saya membantu menumbuhkan jaringan baru dan memulihkan suplai darah ke mata. Bahkan satu kali penggunaan cukup untuk mengaktifkan lebih dari 930.000 sel yang secara langsung terlibat dalam proses pemulihan penglihatan. Dan ini terjadi setiap kali Anda menggunakan obat ini. Inilah prinsip utama obat ini.

Seperti halnya Andri, kami mencoba pendekatan dari sudut pandang baru terhadap isu pemulihan penglihatan ini. Obat ini jauh lebih baik dari kombinasi formula kimiawi yang digunakan dalam banyak obat lainnya. Ini adalah satu-satunya kombinasi ekstrak herbal dengan konsentrasi tinggi. Ini membuat produk ini jadi pengobatan yang paling efektif dan paling aman dari semua metode yang ada.

Benar-benar hanya dalam 1-2 hari pengobatan, penglihatan Anda akan mulai membaik. Penglihatan Anda menjadi jernih, fokus Anda membaik, kemerahan pada mata dan sensasi panas menghilang. Selanjutnya, sel-sel Anda dipulihkan dan penglihatan Anda kembali normal bahkan dalam kasus yang paling lanjut sekalipun. Tak seperti obat kimia dari apotek, Crystallex tak memiliki efek negatif pada pembuluh darah bola mata.

Koresponden: “Tapi akankah obat Anda juga akan tersedia di apotek? Ngomong-ngomong berapa harganya?”

Anda mungkin tahu bahwa setelah jelas kalau kami menghasilkan suatu produk yang berguna, perusahaan farmasi langsung sangat bernafsu untuk menghubungi kami. Mereka ingin Andri menjual formulanya kepada mereka. Tapi mereka tidak berencana untuk memproduksinya. Sebaliknya, mereka ingin mencegah obat ini diproduksi secara massal. Obat penyakit mata adalah ceruk terbesar di dunia dalam pasar farmasi. Obat-obatan dengan nilai miliaran dolar berhasil terjual hanya di AS saja. Obat kami dapat secara radikal mengubah kondisi pasar ini. Bagaimana pun juga, tak ada yang mau terus-menerus menghabiskan uang untuk pengobatan generasi lama atau menjalani koreksi penglihatan menggunakan laser, jika kita bisa menggunakan rangkaian pengobatan Crystallex sekali dan setelah itu dapat melupakan tentang masalah penglihatan kita untuk selamanya, tak peduli berapa pun usia Anda.

Rantai apotek adalah mitra perusahaan farmasi, mereka bekerjasama dengan erat. Dan tentu saja mereka tergantung pada penjualan obat. Jadi mereka takkan pernah mau memperkenalkan obat kami, meskipun fakta bahwa inilah satu-satunya pengobatan yang ampuh untuk penyakit mata serta untuk pencegahan komplikasinya seperti kebutaan total.

Defisit dan program diskon

1100000 Rp

550000 Rp

Harga istimewa untuk "Crystallex"

Product image

Koresponden: "Crystallex menghilang dari hampir semua apotek dan toko obat. Mengapa ini terjadi?"

Sayangnya, ini benar-benar terjadi. Sejak awal tahun ini Crystallex tidak lagi dipasok di apotek.

Konflik ini disebabkan oleh keserakahan jaringan farmasi yang meminta pabrikan Crystallex untuk membayar kepada mereka sebesar Rp1.100.000 untuk setiap kemasan yang terjual! Dengan menambahkan margin yang luar biasa besar ini ke harga produk (harga pengobatan menggunakan Crystallex di beberapa apotek di Jakarta naik hingga mencapai Rp 3,7 juta), apotek ingin mengenakan biaya tambahan yang memberatkan.

Karena itu, pabrikan Crystallex membatalkan kontrak dengan semua toko obat dan beralih untuk hanya melakukan penjualan secara online saja. Faktanya, ini pilihan yang tepat. Mereka tidak perlu membayar sewa dan tidak perlu menyuap apotek supaya Crystallex bisa dijual di rak mereka. Dengan cara ini Crystallex menjadi lebih terjangkau dibandingkan saat masih dijual di apotek.

Program diskon "Koreksi penglihatan"

Institut kami, bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Farmasi dan pabrikan Crystallex, dalam sebuah proyek pengobatan jarak jauh (pengobatan online), telah meluncurkan sebuah program diskon.

Semua orang yang berpartisipasi dalam program ini bisa mendapatkan Crystallex dengan harga spesial baru hanya 550000 Rp saja!

Koresponden: "Apa yang Anda harus lakukan untuk dapat berpartisipasi dalam program ini?"

Untuk memesan Crystallex dalam program diskon ini, Anda harus memenuhi persyaratan berikut:

Persyaratan untuk membeli Crystallex dalam program ini:

  • Memesan Crystallex untuk penggunaan sendiri

    Pelanggan dan penerima harus orang yang sama. Ini penting untuk melawan perantara yang mencoba membeli Crystallex dalam jumlah besar dan menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi

  • Melakukan pemesanan melalui formulir resmi program ini

    Formulir resmi untuk pemesanan menjamin harga sesuai dengan harga pabrikan dan melindungi Anda dari perantara

Koresponden: "Berapa lama program diskon ini akan berlangsung?"

Hingga persediaan Crystallex habis. Artinya kurang lebih dalam 3-4 minggu. Dan itu meskipun tanpa menggunakan iklan di TV atau radio. Pasien yang berhasil sembuh merekomendasikan produk ini kepada teman-teman dan keluarga mereka. Bahkan kami juga terkejut mengetahui bahwa persediaan Crystallex akan habis begitu cepat. Hari terakhir diskon untuk Crystallex adalah 12.07.2024

Itulah mengapa saya menyarankan kepada Anda untuk memesan Crystallex sesegera mungkin. Program ini tidak akan diulang lagi tahun ini.

Pada jumlah paket dengan harga diskon adalah sebanyak: 23

Anda dapat mengisi formulir dan mendapatkan “Crystallex” Dengan harga diskon sebesar 550000 Rp:

Formulir resmi untuk pemesanan

No 29.982 dari 30,000 pada 12.07.2024

Untuk dapat menerima “Crystallex” dengan harga diskon sebesar 550000 Rp

Untuk bisa mendapatkan "Crystallex", ketikkan nama dan nomor telepon kontak Anda di bidang di bawah ini dan klik tombol “LAKUKAN PEMESANAN"

Pengajuan permintaan akan berakhir pada 12.07.2024

*Data Anda dikirim langsung kepada pabrikan. Selain pabrikan tidak ada yang bisa mengakses data Anda.

KOMENTAR:

  • Avatar

    Putra Pujianto

    Saya beli obat ini dengan harga spesial. Sekarang hari kelima pengobatan saya. Sekarang saya bisa melihat lebih jelas, tak ada lagi pandangan yang kabur. Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, hari ini saya tak menggunakan kacamata! Rasanya luar biasa sekali dapat melihat semuanya dengan jelas!

    04.07.2024

  • Avatar

    Fandi Gunawan

    Saya memesannya dengan harga diskon, untuk ibu saya. Barangnya sampai kemarin. Saya harus mengambilnya di kantor pos. Ini lebih mudah daripada harus berobat ke dokter mata. Ibu saya sudah mulai meminumnya.

    04.07.2024

  • Avatar

    Kania Kurniati

    Anak ini cerdas sekali! Semoga dia bisa berhasil dengan proyek ini!

    05.07.2024

  • Avatar

    Widyasari Andari

    Saya baca tentang obat ini di suatu jurnal medis. Artikelnya ditulis oleh seorang dokter terkenal...

    06.07.2024

  • Avatar

    Anita Pujianti

    Saya beli 10 hari lalu untuk saya sendiri. Saya seharusnya menjalani operasi bulan depan. Saya tak menyangka kalau obat ini akan membantu saya. Saat itu saya menderita glaukoma. Pada kunjungan dokter kemarin, dokter saya terheran-heran: penglihatan saya sudah pulih hingga normal. Dia bertanya pada saya obat apa yang saya gunakan, dan saya menceritakan padanya tentang Crystallex. Katanya dia tak pernah mendengar tentang obat ini, jika tidak dia pasti akan meresepkannya kepada saya alih-alih menyarankan operasi! Tapi saya tak percaya padanya. Awalnya saya memesan produk ini juga karena produknya sedang didiskon dan saya takut jadi buta setelah operasi.

    06.07.2024

  • Avatar

    Dinda Permata

    Saya memesannya untuk ibu dan ayah saya karena saya tak mau melewatkan diskonnya. Sekarang mereka berdua menjalani rangkaian pengobatannya dan keduanya merasa lebih sehat setiap harinya. Mereka berhenti menggunakan kacamata di rumah, yang tentu saja merupakan kemajuan yang besar.

  • Avatar

    Nia Yuniarti

    Saya berhasil memesannya dengan harga diskon! Produknya akan sampai besok, insyaalloh.

    07.07.2024

  • Avatar

    Nadia Hermiati

    Saya juga sudah pesan. Tak sabar menunggu produknya sampai!

    08.07.2024

  • Avatar

    Reni Ramadani

    Cara mereka memperlakukanmu di klinik swasta benar-benar memalukan sekali. Sudah lama saya berhenti berobat di sana. Mereka mengeruk uangmu di sana. Saya sangat bersyukur untuk kesempatan mendapatkan Crystallex dengan diskon sebesar itu.

    08.07.2024

  • Avatar

    Mira Wijayanti

    Saya membaca semua review-nya dan sadar kalau saya pun mungkin memiliki penyakit ini juga :) Saya memesannya sekarang.

    09.07.2024

  • Avatar

    Yuni Kusumawandari

    Orang-orang ini telah melakukan hal yang luar biasa. Terima kasih telah membuat obat ini dapat terjangkau sebagian besar kalangan masyarakat.

    10.07.2024

  • Avatar

    Andhini Putri

    Ini benar-benar luar biasa! Minggu lalu saya masih menderita katarak, tapi sekarang katarak saya hilang. Penglihatan saya memang belum sepenuhnya pulih, tapi saya belum menyelesaikan rangkaian pengobatannya.

    11.07.2024